ISLAMIC EDUCATION IN THE PHILIPPINNES: Challenges and Progress

 

Judul Buku: ISLAMIC EDUCATION IN THE PHILIPPINNES: Challenges and Progress

Penulis: Ali Panda, Ismail Suardi Wekke, Asmiatin, Risman Munanto

Cetakan: I, September 2026

vi + 160  hlm; 15.5 x 23 cm

02-Rawa Aopa-publishing

ISBN: (Cetak)
ISBN: (Digital)
Harga: Rp. ,-

 

SINOPSIS

 

This book explores the dynamics, challenges, and advancements of Islamic education within the socio-political landscape of the Philippines as a Muslim-minority nation. By integrating spiritual values with secular realities, Islamic education plays a strategic role in shaping policy, promoting diversity, and strengthening social integration and peace between Muslim and non-Muslim communities.

 

The transfer of authority through new legislation such as the Bangsamoro Organic Law, alongside the enhancement of the Islamic Studies and Arabic Language (ISAL) program, marks a pivotal milestone in educational decentralization. These reforms empower Muslim educators and scholars to transition from traditional methods toward modern approaches that are more responsive, equitable, and attuned to contemporary needs.

 

Through synergy among the government, da’wah institutions, and local communities, Islamic education in the Philippines is geared toward nurturing a highly competitive generation. The insights and concrete initiatives presented in this book offer a promising path toward progress, unity, and harmonious coexistence for the future.

METODE PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS RISET

Judul Buku: METODE PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS RISET

Penulis: Ismail Suardi Wekke, Asmiatin, Mahrus Ali, Jaswan, Haswati, Risman Munanto

Editor: Ahmad Jauhari

Cetakan: I, Agustus 2026

vi + 124  hlm; 15.5 x 23 cm

02-rawa-aopa-publishing

ISBN: (Cetak)
ISBN: (Digital)
Harga: Rp. ,-

SINOPSIS

 

Pengabdian masyarakat di era kontemporer bukan lagi sekadar kegiatan rutin akademis atau formalitas pemenuhan kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi, melainkan sebuah gerak artikulatif yang harus berakar kuat pada fakta objektif dan kebutuhan nyata warga. Buku ini hadir sebagai panduan komprehensif yang menjembatani jurang antara teori ilmiah dengan realitas sosiokultural di lapangan. Melalui studi kasus Kuliah Karya Amaliah (KKA) IAI Rawa Aopa di wilayah Sulawesi Tenggara—meliputi Bombana, Konawe Selatan, dan Konawe—buku ini menggambarkan secara rinci bagaimana empati, ketajaman analisis, dan kemampuan adaptasi menjadi fondasi utama dalam merancang serta mengeksekusi program pemberdayaan berbasis keilmuan Islam yang adaptif dan berdampak.

 

Secara metodologis, buku ini mengelaborasikan secara apik sinergi antara Participatory Action Research (PAR) dan Asset-Based Community Development (ABCD). Pendekatan ganda ini mendorong masyarakat untuk tidak lagi diposisikan sebagai objek pembangunan, melainkan subjek aktif yang mampu mengenali, mengelola, dan memaksimalkan potensi serta aset lokalnya secara mandiri. Lebih jauh, integrasi Pengabdian Masyarakat Berbasis Riset (PmbR) dengan prinsip Outcome-Based Education (OBE) memastikan bahwa setiap aksi sosial tidak hanya memiliki landasan ilmiah yang mantap, tetapi juga terukur secara akademis, akuntabel untuk standar akreditasi, dan memiliki keberlanjutan dampak yang nyata.

 

Dilengkapi dengan strategi penulisan pelaporan integratif, alur pengelolaan data (content waterfall pipeline), hingga teknik publikasi di berbagai kanal media modern, karya ini dirancang menjadi pegangan wajib bagi dosen, mahasiswa, peneliti, maupun praktisi pemberdayaan masyarakat. Buku ini mentransformasikan catatan-catatan perjalanan lapangan yang kaya akan nilai kearifan lokal menjadi sebuah panduan ilmiah populer yang aplikatif. Sebuah rujukan penting untuk melahirkan program-program pengabdian yang tidak hanya menginspirasi dan memberdayakan, tetapi juga meninggalkan jejak perubahan yang berkelanjutan bagi kemajuan masyarakat.