Judul Buku: METODE PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS RISET
Penulis: Ismail Suardi Wekke, Asmiatin, Mahrus Ali, Jaswan, Haswati, Risman Munanto
Editor: Ahmad Jauhari
Cetakan: I, Agustus 2026
vi + 124 hlm; 15.5 x 23 cm
02-rawa-aopa-publishing
ISBN: (Cetak)
ISBN: (Digital)
Harga: Rp. ,-

SINOPSIS
Pengabdian masyarakat di era kontemporer bukan lagi sekadar kegiatan rutin akademis atau formalitas pemenuhan kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi, melainkan sebuah gerak artikulatif yang harus berakar kuat pada fakta objektif dan kebutuhan nyata warga. Buku ini hadir sebagai panduan komprehensif yang menjembatani jurang antara teori ilmiah dengan realitas sosiokultural di lapangan. Melalui studi kasus Kuliah Karya Amaliah (KKA) IAI Rawa Aopa di wilayah Sulawesi Tenggara—meliputi Bombana, Konawe Selatan, dan Konawe—buku ini menggambarkan secara rinci bagaimana empati, ketajaman analisis, dan kemampuan adaptasi menjadi fondasi utama dalam merancang serta mengeksekusi program pemberdayaan berbasis keilmuan Islam yang adaptif dan berdampak.
Secara metodologis, buku ini mengelaborasikan secara apik sinergi antara Participatory Action Research (PAR) dan Asset-Based Community Development (ABCD). Pendekatan ganda ini mendorong masyarakat untuk tidak lagi diposisikan sebagai objek pembangunan, melainkan subjek aktif yang mampu mengenali, mengelola, dan memaksimalkan potensi serta aset lokalnya secara mandiri. Lebih jauh, integrasi Pengabdian Masyarakat Berbasis Riset (PmbR) dengan prinsip Outcome-Based Education (OBE) memastikan bahwa setiap aksi sosial tidak hanya memiliki landasan ilmiah yang mantap, tetapi juga terukur secara akademis, akuntabel untuk standar akreditasi, dan memiliki keberlanjutan dampak yang nyata.
Dilengkapi dengan strategi penulisan pelaporan integratif, alur pengelolaan data (content waterfall pipeline), hingga teknik publikasi di berbagai kanal media modern, karya ini dirancang menjadi pegangan wajib bagi dosen, mahasiswa, peneliti, maupun praktisi pemberdayaan masyarakat. Buku ini mentransformasikan catatan-catatan perjalanan lapangan yang kaya akan nilai kearifan lokal menjadi sebuah panduan ilmiah populer yang aplikatif. Sebuah rujukan penting untuk melahirkan program-program pengabdian yang tidak hanya menginspirasi dan memberdayakan, tetapi juga meninggalkan jejak perubahan yang berkelanjutan bagi kemajuan masyarakat.
