Penerbitrawaaopakonsel.ac.id, Yogyakarta – Kepada Yth. Rekan-Rekan Akademisi, Praktisi, dan Para Peserta KPII Angkatan 5
Kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara-saudari untuk berkontribusi dalam bunga rampai pemikiran bertajuk “Ekoteologi: Catatan Pembelajaran”. Buku ini lahir dari proses belajar bahwa krisis iklim bukan sekadar masalah teknis atau saintifik, melainkan juga masalah moral dan spiritual yang menuntut refleksi dari berbagai perspektif iman.
Melalui karya ini, kami berupaya mengumpulkan mozaik gagasan yang menjembatani antara doktrin teologis dengan realitas ekologis di lapangan, guna merumuskan solusi yang lebih membumi dan berkelanjutan bagi kelestarian semesta. Tujuan utama dari penerbitan ini adalah mendokumentasikan “catatan pembelajaran” yang autentik, baik berupa hasil penelitian teoretis maupun refleksi atas aksi nyata dalam pelestarian alam.
Kami percaya bahwa setiap tradisi agama memiliki kekayaan nilai yang mampu menggerakkan umatnya untuk menjaga lingkungan. Oleh karena itu, kami menyambut tulisan yang mengeksplorasi penafsiran ulang teks suci, etika lingkungan berbasis iman, hingga studi kasus komunitas berbasis agama yang berhasil melakukan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal.
Kami mencari tulisan yang tidak hanya kuat secara akademis, tetapi juga memiliki resonansi praktis bagi pembaca luas. Kontribusi Anda diharapkan dapat menyoroti bagaimana spiritualitas dapat menjadi katalisator bagi transformasi gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
Apakah itu melalui konsep penatalayanan (stewardship), kearifan lokal, atau kritik teologis terhadap konsumerisme, setiap naskah akan menjadi bagian penting dalam menyusun narasi besar tentang tanggung jawab manusia sebagai penjaga ciptaan di tengah ancaman kerusakan ekosistem yang kian nyata.
Naskah yang dikirimkan haruslah merupakan karya asli yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya, dengan panjang berkisar antara 2.000 hingga 4.000 kata. Setiap bab akan melalui proses penelaahan sejawat (peer-review) untuk memastikan kualitas kedalaman analisis dan relevansi tematiknya.
Kami berkomitmen untuk menjadikan buku ini sebagai rujukan penting bagi para mahasiswa, pendidik, dan pengambil kebijakan yang ingin memahami irisan krusial antara agama dan ekologi di era kontemporer.
Batas waktu pengiriman abstrak 1 April 2026, yang kemudian akan dilanjutkan dengan pengumpulan draf lengkap bagi naskah yang terpilih. Mari bergabung dalam inisiatif intelektual ini untuk menyuarakan pesan harapan dan aksi nyata demi masa depan bumi yang lebih hijau. Bersama-sama, kita dapat mengubah catatan pembelajaran ini menjadi warisan pemikiran yang menginspirasi generasi mendatang untuk hidup selaras dengan alam.

